Pulukan, 21 Pebruari 2024 - Wantilan Desa Adat Pulukan menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Bulan Bahasa Bali VI Warsa 2024. Acara ini mengangkat tema 'Jana Kerthi Dharma Sadhu Nuraga' yang artinya Bulan Bahasa Bali merupakan altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, sebagai sumber kebenaran, kebijaksanaan, dan cinta kasih untuk memperkuat jati diri Krama Bali.
Kegiatan ini memberikan wadah bagi generasi muda untuk melestarikan bahasa Bali melalui berbagai lomba. Salah satu lomba yang diselenggarakan adalah Lomba Nyurat Aksara Bali tingkat Sekolah Dasar (SD), yang melibatkan siswa-siswi dengan kreativitas mereka dalam menulis huruf Bali.
Tak ketinggalan, Mesatua (bercerita) dengan bahasa Bali oleh Pakis (Paiketan Krama Istri) dan Pidarto (Pidato) menggunakan Bahasa Bali juga menjadi daya tarik tersendiri. Peserta lomba Mesatua menampilkan kepiawaian mereka dalam bercerita dengan bahasa Bali, sementara para peserta Pidarto menyuguhkan pidato berbahasa Bali dengan kefasihan yang memukau.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Perbekel Pulukan, Majelis Alitan Kecamatan Pekutatan, Bendesa Adat Pulukan beserta Prajuru Desa Adat, Babhinkamtibmas, Babhinsa, dan Tokoh Masyarakat.
Bendesa Adat Pulukan, I Ketut Sarta dalam sambutannya, menyatakan kebahagiannya melihat antusiasme masyarakat Pulukan dalam mensukseskan Bulan Bahasa Bali. "Ini bukan hanya tentang mempertahankan bahasa Bali, tetapi juga tentang menjaga dan melestarikan identitas dan nilai-nilai luhur yang ada dalam budaya kita," ujarnya.
Majelis Alitan Kecamatan Pekutatan juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap acara ini, mengakui bahwa Bulan Bahasa Bali memberikan ruang yang baik untuk generasi muda menggali dan mendalami warisan budaya Bali.
Acara berlangsung penuh semangat, dengan sorak sorai penonton dan peserta yang memeriahkan Wantilan Desa Adat Pulukan. Semua kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap pelestarian bahasa dan budaya Bali yang kaya akan nilai-nilai spiritual.
Bulan Bahasa Bali VI Warsa 2024 di Wantilan Desa Adat Pulukan tidak hanya sekadar ajang lomba, tetapi juga momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kekayaan budaya yang dimiliki. Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut untuk melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal di tengah dinamika perkembangan zaman.