Pulukan, Pekutatan – Langkah nyata pelestarian lingkungan dilakukan di Kabupaten Jembrana menjelang peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kodim 1617/Jembrana bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat melaksanakan penanaman seribu pohon di kawasan Agrowisata Durian Musang King, Desa Pulukan. Kegiatan yang digelar Jumat (30/5/2025) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-68 Kodam IX/Udayana sekaligus upaya menjaga kelestarian alam.

Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. M. Adriansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi arahan Pangdam IX/Udayana untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan. "Penanaman pohon ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga kelompok tani. Ini bukti komitmen kita terhadap kelestarian alam," ujarnya. Sebanyak 1.000 bibit pohon dari total 2.710 yang disiapkan berhasil ditanam di lahan seluas lima hektar, dengan jenis bibit seperti durian, alpukat, kelapa, serta pohon kayu keras untuk penghijauan.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, aksi penanaman pohon sejalan dengan visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali yang digaungkan Pemerintah Provinsi Bali. "Kami apresiasi kolaborasi semua pihak, khususnya Kodim Jembrana, dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Ini bukan sekadar seremonial, tapi investasi untuk masa depan," tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan agrowisata. Kawasan Pulukan yang dikenal dengan durian musang king kini semakin hijau, sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga bumi.
(Sumber: Balinetizen.com)